Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir menyatakan manajemen bank akan lebih mudah mengecek identitas dan jaminan yang diajukan oleh nasabah bila dilakukan secara berkelompok.
"Kalau sendiri-sendiri perbankan harus mengecek satu-satu, kalau berkelompok ada jaminan dari ketua kelompok jadi persetujuan kredit lebih cepat. (Tetapi) dana tetap diberikan ke masing-masing debitur," ucap Iskandar, Selasa (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya, seluruh dokumen dan jaminan bisa diberikan kepada ketua kelompok. Nantinya, ketua kelompok akan menyerahkannya kepada perbankan.
"Masing-masing anggota melengkapi persyaratannya, nanti dikoordinasikan oleh ketua kelompoknya dan dijaminkan oleh ketua kelompoknya juga," terang Iskandar.
Namun, sambung Iskandar, khusus kredit di atas Rp50 juta wajib menyertakan pula nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan aset tambahan di luar proyek yang sedang dikerjakan. Misalnya, ada tambahan aset tanah atau rumah.
Sementara, untuk kredit di bawah Rp50 juta cukup memberikan jaminan dari proyek yang akan dijalankan. Contohnya, peternak sapi yang mengajukan pinjaman tak sampai Rp50 juta hanya perlu memberikan jaminan berupa sapi yang dimiliki, tidak perlu menambahnya dengan aset lain.
"Lalu misalnya untuk jasa angkut butuh motor, ya cukup menjaminkan motor saja kalau pinjaman di bawah Rp50 juta. Kalau di atas Rp50 juta sampai Rp500 juta harus ada tambahan jaminan aset," terang Iskandar.
Lihat juga:Syarat-syarat UMKM Mengajukan KUR |
Berbeda jika diajukan melalui ketua kelompok. Perbankan biasanya hanya mengecek sekilas karena sudah ada jaminan dari ketua kelompok itu.
"Gampangnya contohnya kalau kredit untuk pertanian, kalau sendiri-sendiri bank akan lihat dan tanya kualitas lahan, kalau diajukan kelompok bank tidak perlu tanya sana sini sudah percaya dengan ketua kelompok," papar Iskandar.
Ia bilang kredit yang diajukan calon debitur melalui berkelompok bisa saja cair kurang dari satu bulan. Sementara, kalau secara individu bisa lebih dari satu bulan.
"Tapi semua kembali lagi pada masing-masing bank ya, kalau memang sudah kenal dengan calon debiturnya bisa juga kalau individu cepat," pungkas dia.
[Gambas:Video CNN] (aud/sfr)