Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan harga bawang merah terpantau meningkat 5,7 persen, sedangkan daging ayam ras 5,55 persen. Agus menyebut kenaikan harga bawang merah terjadi karena musim kemarau panjang.
"Ada kenaikan karena kemarau panjang jadi otomatis berpengaruh terhadap barang-barang tersebut," ungkap Agus, Rabu (13/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ahok Disebut Bakal Urus BUMN Strategis |
"Secara umum harga bahan pokok stabil seperti beras, daging ayam, minyak goreng, gula, tepung terigu, dan bawang putih," terang dia.
Pernyataan Agus berlawanan dengan mayoritas harga bahan pokok yang ditunjukkan data PIHPS Nasional. Harga cabai rawit hijau misalnya, hari ini tercatat naik Rp1.550 per kg dari Rp45.150 per kg menjadi Rp46.700 per kg dan cabai rawit merah naik Rp2.900 per kg dari Rp59 ribu per kg menjadi Rp61.900 per kg.
Lebih lanjut Agus menyatakan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi daerah (rakorda) pada pekan kedua November 2019 dan pekan kedua Desember 2019. Kemudian, Kemendag akan melakukan penetrasi pasar melakukan pemantauan langsung ke pasar agar harga pangan tetap stabil jelang natal 2019 dan tahun baru 2020.
Hal ini akan melibatkan sejumlah pihak, seperti pemerintah daerah (pemda), Perum Bulog, satgas pangan, dan pelaku usaha di sektor bahan pokok. Rencananya, pemantauan dilakukan mulai pertengahan bulan depan.
"Nanti 16 Desember sampai 20 Desember 2019 tim Kementerian Perdagangan akan melakukan pengawalan pasokan kebutuhan pokok dalam rangka kecukupan pasokan dalam penetrasi pasar," jelas Agus.
[Gambas:Video CNN]
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto menambahkan pemantauan harga pangan dilakukan di 15 provinsi. Beberapa daerah yang dipilih, yakni Sumatra Utata, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
Kemudian, pemerintah juga akan memantau harga bahan pokok di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
"Ini akan dilaksanakan di 121 pasar, di mana setiap hari tim (Kemendag) akan turun di pasar tersebut bekerja sama dengan tim daerah dan satgas pangan daerah," pungkas Suhanto.