Kendati begitu, Budi masih enggan membeberkan seperti apa hasil restrukturisasi utang perusahaan pelat merah itu. Ia menyatakan kementerian masih menunggu laporan lengkap dari Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim.
"Doakan saja restrukturisasi Krakatau Steel bisa selesai. Sebentar lagi Pak Silmy akan panggil teman-teman untuk jelaskan seperti apa, tapi progresnya lumayan positif," ucap Budi di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (15/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data Krakatau Steel, restrukturisasi utang telah mencapai 78 persen dari total utang perusahaan. Lalu, 22 persen sisanya yang berasal dari empat bank swasta akan dituntaskan pada akhir tahun ini.
Sementara itu, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) alias PPA mengaku belum mendapat permintaan untuk membantu restrukturisasi Krakatau Steel dari Kementerian BUMN. Bila tidak ada permintaan, PPA tidak bisa masuk ke program restrukturisasi itu.
Di sisi lain, mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tengah santer diberitakan akan mengisi kursi pejabat di salah satu BUMN mengatakan pernah membahas persoalan Krakatau Steel dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Ahok bilang pembahasan itu dilakukan ketika menemui Erick pada Rabu (13/11) kemarin.
"Iya, ada singgung PT Sarinah, Krakatau Steel juga," ujar Ahok kepada CNNIndonesia.com.
Kendati begitu, belum ada kejelasan di mana posisi Ahok nanti. Apakah akan pula mengurus Krakatau Steel di tengah tumpukan utang yang diderita perusahaan atau mengisi kursi bos di perusahaan pelat merah lain.
[Gambas:Video CNN] (uli/sfr)