Pemerintah Hong Kong memproyeksi pertumbuhan ekonomi negaranya terkontraksi atau negatif 1,3 persen pada akhir tahun nanti. Ini merupakan resesi ekonomi pertama Hong Kong sejak krisis keuangan global melanda satu dekade lalu.
Andrew Au, Ekonom Pemerintahan Hong Kong, menerangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Hong Kong dipangkas karena protes pro-demokrasi, perlambatan ekonomi dunia, termasuk perang dagang antara China dan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ekonomi AS Kuartal Keempat Terancam Mandek |
Apabila krisis politik dan demo Hong Kong tidak berakhir, ekonom memperkirakan ekonomi negaranya bisa lebih buruk dari yang dikhawatirkan. Demo Hong Kong sendiri telah memukul industri perbelanjaan dan pariwisata.
Kendati prospek ekonominya suram, pasar keuangan Hong Kong mendapatkan kepercayaan besar dari raksasa teknologi Alibaba. Perusahaan e-commerce China tersebut berencana melakukan aksi korporasi penjualan saham untuk mencari dana segar US$13 miliar.
[Gambas:Video CNN] (bir)