Dilansir dari Antara, Senin (18/11), harga minyak mentah Brent untuk pengirim Januari menanjak 1,3 persen menjadi US$63,3 dolar AS per barel.
Penguatan juga terjadi pada harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember sebesar 0,8 persen menjadi US$57,72 dolar AS per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produksi itu di antaranya berasal dari AS, Brazil, Norwegia, dan Guyana.
Khusus untuk AS, Badan Informasi Energi AS (EIA) menyatakan produksi minyak mentahnya terus meningkat hingga mencetak rekor 13 juta barel pada bulan ini.
[Gambas:Video CNN]
Namun, perusahaan jasa energi Baker Hughes menyatakan perusahaan-perusahaan energi AS memangkas jumlah rig minyak yang beroperasi sebanyak 10 rig pada pekan yang berakhir 15 November 2020. Imbasnya, jumlah rig yang beroperasi menjadi 674 rig, terendah sejak April 2017.
Sementara itu, OPEC memprediksi permintaan minyak mentah bakal turun 1,12 juta barel atau 3,6 persen menjadi 29,58 juta barel pada 2020. Kondisi ini mengakibatkan minyak dunia tahun depan diramal surplus 70 ribu bph.