SPAM Mebidang Solusi Minimnya Pasokan Air Baku di Binjai

Kementerian PUPR, CNN Indonesia | Kamis, 21/11/2019 18:52 WIB
SPAM Mebidang Solusi Minimnya Pasokan Air Baku di Binjai Pekerjaan Bangunan Intake dan Jaringan Air Baku Mebidang yang berlokasi di Binjai telah selesai dikerjakan oleh BWS Sumatera II. (Dok. Kemen PUPR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang pertumbuhan penduduknya cukup pesat dari tahun ke tahun. Populasi manusia yang terus naik ini juga berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan air, sehingga menuntut pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana khususnya sumber daya air.

Bukan hanya itu, perubahan iklim juga menjadi tantangan dalam penyediaan air baku. Panjangnya musim kemarau mengakibatkan kekeringan, sementara meningkatnya intensitas hujan dan permukaan air laut yang berdampak pada banjir.

Adapun tantangan lainnya adalah degradasi daerah aliran sungai di daerah hulu, menurunnya debit pada sumber air, dan tinggi laju sedimentasi pada tampungan-tampungan air seperti waduk, embung, danau, dan situ. Di samping itu, kualitas air juga semakin turun akibat tingginya tingkat pencemaran pada sungai dan sumber-sumber air lainnya.


Berbagai tantangan tersebut menuntut Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk terus meningkatkan program pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur bidang sumber daya air yang berkelanjutan.

Berbagai program dikerjakan serius oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) yang merupakan perpanjangan tangan Ditjen SDA di seluruh daerah di Indonesia. Demikian pula dengan BWS Sumatera II yang sedang menghadapi tantangan dalam penyediaan kebutuhan air baku baik untuk irigasi dan air minum, juga pemeliharaan infrastruktur sumber daya air untuk sungai dan pantai.

BWS Sumatera II telah membangun Intake dan Jaringan Air Baku Mebidang yang bertujuan untuk menyuplai air baku bagi masyarakat Medan, Binjai, dan Deli Serdang, mengingat pertumbuhan penduduk di wilayah tersebut meningkat pesat.

Pekerjaan Bangunan Intake dan Jaringan Air Baku Mebidang yang berlokasi di Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Tanahmerah, Binjai Selatan itu telah selesai dikerjakan. Dengan adanya intake tersebut, diharapkan kebutuhan akan air bersih di kawasan Binjai bisa terpenuhi.

"Intake Mebidang yang mengambil air dari Sungai Bingei yang ada di Kecamatan Binjai Selatan ini bermanfaat untuk menyuplai air baku untuk masyarakat di kota Medan sebesar 750 liter per detik, Kota Binjai sebesar 150 liter per detik, dan Kabupaten Deli Serdang sebesar 200 liter per detik," ujar Ditjen SDA Kementerian PUPR melalui keterangan tertulis, Kamis (21/11).

Ruang lingkup SPAM Regional Mebidang terdiri atas pekerjaan bangunan intake 1 buah, pengadaan pompa 6 unit, pekerjaan rumah jaga 1 buah, pekerjaan rumah pompa 1 buah, dan pekerjaan pipa transmisi sepanjang 250 meter.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh BWS Sumatera II yang merupakan perpanjangan tangan Ditjen SDA di wilayah Sumatera Utara merupakan satu upaya agar kelestarian air bisa terus terjaga dan bersama-sama menjaga lingkungan. (fef)


ARTIKEL TERKAIT