"Tekanan dari global masih mempengaruhi pergerakan IHSG," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan dalam risetnya dikutip Jumat (22/11).
Sebelumnya, Bank Sentral mempertahankan suku bunga di level 5 persen. Selain itu, bank sentral juga menurunkan batas Giro Wajib Minimum (GWM) di bank umum konvensional dan syariah sebesar masing-masing 50 basis poin, menjadi 5,5 persen dan 4 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Melemah ke Posisi 6.117 |
"Diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung terkonsolidasi pada support 6.100 dan resistance 6.180," katanya.
Ia menuturkan investor berspekulasi dukungan kongres AS pada demonstran di Hongkong akan mempersulit prospek kesepakatan perdagangan AS-China yang akan berlangsung pada bulan ini. Presiden Donald Trump diperkirakan akan menandatangani undang-undang yang mendukung demonstran di Hongkong.
[Gambas:Video CNN]
IHSG terpantau berhenti di zona merah pada perdagangan Kamis (21/11). Indeks ditutup di level 6.117 turun 37,74 poin atau 0,61 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak melemah. Indeks Dow Jones turun 0,20 persen ke posisi 27.766, S&P 500 turun 0,16 persen ke level 3.103, dan Nasdaq Composite turun 0,24 persen menjadi 8.506. (ulf/agt)