Sebetulnya, Xi jarang membuka mulut secara langsung terkait perang dagang. Respons Xi terdengar selang dua hari setelah Presiden AS Donald Trump mengeluhkan China, yang sejauh ini belum membuat keputusan apapun terkait perundingan dagang.
Dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini tersandera perang dagang selama lebih dari satu tahun. Keduanya terlibat saling lempar melempar tarif barang hingga ratusan miliar dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bank Dunia Desak Ekonomi China Lebih Terbuka |
Lebih dari sebulan kemudian, kedua belah pihak belum juga menyelesaikan teks perjanjian apapun. Namun, negosiator perdagangan kedua negara melanjutkan pembahasan lewat telepon. Keduanya mengklaim menemui titik terang mengenai kesepakatan awal.
Tak berselang lama, Presiden AS Donald Trump menolak mentah-mentah kabar tersebut. "Saya beritahu, China lebih suka membuat kesepakatan perdagangan saya. Saya beritahu, mereka belum mencapai kesepakatan yang saya inginkan," tegasnya.
[Gambas:Video CNN] (bir)