Sejumlah mata uang di kawasan Asia Pasifik justru menguat terhadap dolar AS. Penguatan tersebut dialami oleh yuan China India yang naik 0,0085 persen, dolar Hong Kong sebesar 0,22 persen.
Penguatan juga dialami oleh won Korea sebesar 0,0043 persen dan won Korea Selatan sebesar 0,9 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memperkirakan rupiah bisa menguat dengan adanya komentar dan gestur positif dari Tiongkok dan AS mengenai kelanjutan negosiasi dagang.
"China mengundang perwakilan AS untuk datang ke China sebelum libur Thanksgiving untuk membicarakan lebih dalam kesepakatan dagang," ujarnya Jumat (22/12).
Dari dalam negri, kebijakan pemangkasan GWM oleh BI yang bisa menstimulus kredit untuk mendukung pertumbuhan ekonomi bisa membantu penguatan rupiah.
Ariston memproyeksikan pergerakan rupiah akan berada dalam pergerakan di Rp14.020 hingga Rp14.100.
[Gambas:Video CNN] (age)