Dorongan disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Danang Parikesit saat berkunjung ke Kementerian BUMN di Jakarta pada Rabu (27/11). BPJT ingin kementerian turut mendukung gagasan tersebut.
Danang menjelaskan wadah itu dibutuhkan agar para perusahaan pelat merah bisa lebih mudah mendapatkan modal dan pembiayaan. Di sisi lain, investor yang berminat menggarap infrastruktur bisa mengalirkan dana yang dimiliki secara terstruktur, sederhana, dan cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, pemerintah berharap para perusahaan negara tetap bisa mengambil peran dalam pembangunan infrastruktur jalan tol.
"Makanya concern kami bagaimana BUMN tetap terus bisa berpartisipasi, sementara mereka sekarang banyak asetnya, harus meningkatkan kekuatan modal dan kerja sama lembaga pembiayaan untuk memberikan utang ke BUMN tersebut," terangnya.
[Gambas:Video CNN] (uli/agt)