Tim Nagara Rimba menyisihkan 291 desain lain yang juga mengikuti sayembara tersebut. Tim juri beserta Presiden Joko Widodo telah menilai desain ibu kota baru berdasarkan totalitas dan fungsi.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan Jokowi meminta harus ada pembeda ibu kota kota baru dengan negara lainnya. Meskipun memenangkan sayembara, ia mengatakan desain yang dibuat oleh Nagara Rimba Nusa tidak akan 100 persen dipakai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi inti ibu kota tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 5.600 hektar (ha). Basuki mengatakan dalam membangun ibu kota baru pemerintah akan mengutamakan rancangan bernuansa rumah etnik dengan fungsi modern.
"Kalau gedung, ini saya bocorin juga, kita mungkin tradisional tapi dalamya harus modern. Smart house ke depan," jelasnya.
Dengan rancangan kawasan smart city dan compact city, diharapkan ibu kota baru akan mewakili identitas bangsa dengan pola pikir teknologi maju yang selaras dengan alam dan dunia.
[Gambas:Video CNN] (wel/age)