Direktur Utama BNI Life Shadiq Akasya mengatakan untuk terus mengikuti kemajuan zaman, pihaknya sadar bahwa penyesuaian digitalisasi merupakan proses yang harus dijalankan. Setidaknya, terdapat tiga hal yang dilakukan anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) itu untuk menggenjot layanan berbasis digital.
"Pertama adalah melakukan pengembangan IT dengan mengganti core IT yang lebih reliable dan mumpuni. Kedua, dengan cara e-submission. Tahun ini BNI Life sudah mulai menerapkan sistem host to host, jadi bisa langsung terintegrasi membuka rekening dengan perusahaan induk Bank BNI. Terakhir, yaitu dengan melakukan optimalisasi website," ujar Shadiq dalam acara di Jakarta, Kamis (28/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, BNI Life terus berupaya meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan melalui layanan Eazy Claim. Layanan Eazy Claim merupakan inovasi layanan yang mempersingkat proses klaim (reimbursement) hanya dalam waktu 25 menit saja.
Sebagai informasi, dalam perayaan HUT ke-23, BNI Life menggelar serangkaian kegiatan, salah satunya meluncurkan BNI Life Mobile Apps dan E-commerce dalam website. Aplikasi BNI Life Mobile memiliki beberapa fitur yang memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memperoleh informasi benefit kesehatan, daftar rekanan rumah sakit dan provider, serta layanan DigiClaim.
Untuk DigiClaim masih diperuntukkan bagi nasabah individu yang memiliki asuransi kesehatan dan nasabah Optima Group Health (OGH) dengan maksimum nilai klaim sebesar Rp5 juta. Sedangkan untuk E-commerce, para nasabah dapat mengunjungi langsung www.bni-life.co.id dan membeli produk asuransi kecelakaan, BNI Life Digi Micro Protection, yang memberikan manfaat santunan meninggal karena kecelakaan. Hanya dengan Rp54 ribu masyarakat sudah bisa memiliki asuransi jiwa dengan uang pertanggungan sebesar Rp90 juta. (fef)