Kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi di bidang penyelidikan dan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan penyediaan dan pendistribusian BBM dan pengangkutan gas bumi melalui pipa.
Materi pelatihan yang berlangsung selama dua hari meliputi teknik dan taktik inevestigasi, teknik dan taktik wawancara, administrasi investigasi dan pengamanan diri melalui kegiatan latihan menembak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai arahan dan instruksi Menteri ESDM, BPH Migas diminta agar meningkatkan pengawasan yang lebih intensif pendistribusian Jenis BBM Tertentu (JBT) jenis minyak solar subsidi dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) jenis Premium agar tepat sasaran hingga akhir tahun 2019," kata Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa ditemui di lokasi latihan menembak Pusdiklat Reserse Megamendung Bogor, Jumat (29/11).
Hingga Agustus 2019, koordinasi BPH Migas dan Polri telah menangani 183 kasus tindak pidana di bidang migas. Ada pun volume barang bukti BBM yang dapat diselamatkan sebanyak 1.744.605 liter dan potensi penyelamatan keuangan negara sebesar Rp23,55 miliar.