Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan kunci percepatan pembangunan infrastruktur pertama adalah peningkatan peran investor swasta dan inovasi pembiayaan (innovative financing). Pasalnya, anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak mencukupi kebutuhan pembangunan infrastruktur.
"Dengan demikian, sudah saatnya bagi sektor swasta untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur," ujarnya, Senin (2/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank sentral, sambungnya, akan mengoptimalkan kapasitas intermediasi perbankan melalui kebijakan rasio intermediasi makroprudensial (RIM) yang akomodatif dan mendorong penerbitan surat berharga komersial untuk mendorong akselerasi pembiayaan infrastruktur. Selain itu, BI juga akan memanfaatkan instrumen hedging (lindung nilai) serta memberikan pendampingan pada pemerintah daerah.
Terkait hedging, ia bilang kendala yang ditemui oleh investor adalah belum adanya instrumen hedging dalam jangka panjang. Padahal, kebanyakan proyek infrastruktur sifatnya jangka panjang.
"Sementara memang hedging instrumen yang ada sekarang baru satu tahunan jadi akhirnya itu memang akan menjadi tugas kita BI untuk bisa mengembangkan instrumen dan market hedging," katanya.
[Gambas:Video CNN] (ulf/sfr)