"Jumlah BUMN terlalu banyak, harus dikurangi. Harus diperbaiki bisnis intinya, harus dimerger atau ditutup, tidak bisa berdiri sendiri semua karena terlalu banyak," ujarnya di Jakarta, Rabu (4/12).
Ia menambahkan dengan perampingan itu, diharapkan kinerja BUMN dapat lebih fokus yang akhirnya mendorong kinerja menjadi lebih baik sehingga terbuka penciptaan lapangan pekerjaan secara berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, ia melihat telah banyak bermunculan figur baru, yang diharapkan dapat mengubah pola pikir di BUMN ke depan sehingga menjadi lebih baik.
Ia mengemukakan terdapat tiga hal yang harus dimiliki oleh Direksi BUMN, yakni akhlak yang baik, loyalitas, dan solid bekerja sama.
"Akhlak karena ini kan amanah, ketika dikasih kesempatan memimpin musti akhlaknya dulu baik. Kedua punya loyalitas, kalau mereka tidak loyal ya tidak usah di BUMN jadi swasta saja. Dan tidak 'keminter', artinya suka akal-akalan. Saya tidak perlu orang pintar yang penting bisa solid bekerja sama, gotong royong supaya semua pinter," papar Erick.
[Gambas:Video CNN]
(antara/age)