Ari ditunjuk sebagai bos Garuda Indonesia pada 12 September 2018 lalu menggantikan posisi Pahala Mansury. Penunjukkan dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Ari bukan orang baru di BUMN, khususnya di Garuda Indonesia. Pada Mei 2014, ia ditunjuk sebagai direktur keuangan PT Pelindo III (Persero).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan tercatat rugi bersih sebesar US$175 juta, atau sekitar Rp2,45 triliun. Sementara, pendapatan perusahaan saat itu US$38,9 juta.
Dari segi pendidikan, Ari merupakan alumnus S1 Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada dan S2 Administrasi Bisnis Jurusan International Finance Universitas Indonesia (UI).
[Gambas:Video CNN]
Bisa dibilang, karirnya di BUMN memang tak jauh-jauh dari latar belakang pendidikannya di bidang ekonomi.
Namun, karirnya di Garuda Indonesia terancam berakhir dengan citra negatif. Tak tanggung-tanggung, pemerintah bahkan membuka opsi pidana bagi Ari, sebagai salah satu oknum yang terlibat dalam penyelundupan barang melalui pesawat.
Komponen motor Harley Davidson itu berada dalam bagasi pesawat baru Garuda Indonesia tipe Airbus A330-900. Pesawat tersebut bertolak dari Toulouse, Prancis pada Sabtu, (16/11) dan tiba pada Minggu (17/11) di hanggar nomor 4 milik Garuda Maintenance Facility (GMF)Aero Asia,BandaraSoekarno-HattaCengkareng.
CNNIndonesia berupaya untuk meminta tanggapan Ari atas penyelundupan yang dituduhkan kepadanya tersebut. Tapi, sampai dengan berita diturunkan Ari belum memberikan tanggapannya. (aud/sfr)