Namun, Jokowi tidak merinci formula yang baru ditemukannya. "Menkes (Terawan) sudah menyampaikan di ratas kemarin. Jurusnya sudah ketemu (mengatasi defisit)," ujar Jokowi usai sidak RSUD Kota Cilegon, Banten, Jumat (6/12).
Diketahui neraca keuangan BPJS Kesehatan tercatat selalu defisit. Pada tahun ini, defisit tersebut diperkirakan sebesar Rp32,8 triliun tanpa kenaikan iuran. Apabila ditambah kenaikan iuran, maka defisitnya ditekan menjadi Rp13,3 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi melakukan sidak ke RSUD Kota Cilegon demi mengetahui pemanfaatan BPJS Kesehatan, terutama layanan di peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Peserta PBI mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui APBN. Jokowi menuturkan jumlah peserta PBI mencapai 80 persen, sedangkan 20 persen sisanya merupakan peserta mandiri.
"Saya kira, kami kemarin (sidak) di Lampung, di Subang, di sini, angka-angkanya hampir sama (angka peserta)," terang Jokowi.
[Gambas:Video CNN] (fra/bir)