"Dengan mengucap bismillahirahmanirohim, Tol Kunciran-Serpong saya resmikan," ucap Jokowi saat meresmikan tol di depan Gerbang Tol Parigi, Serpong, Banten.
Kepala negara ingin tol ini membawa dampak pada percepatan investasi dan daya saing nasional, sekalipun ruas tol ini dibangun di kawasan Banten. Sebab, Banten merupakan wilayah penyangga ekonomi DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maret nanti (2020), dia sudah langsung ke bandara (Soekarno Hatta). Jadi dari Kunciran itu bisa langsung ke bandara, tidak perlu ke tengah dulu (Tol Dalam Kota)," tuturnya.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menambahkan kehadiran Tol JORR II bisa memecah beban jalan atas kendaraan bermuatan besar yang selama ini cukup membebani Tol Dalam Kota. Asal, seluruh ruas yang tergabung dalam Tol JORR II sudah beroperasi penuh.
Sebagai informasi, Tol Kunciran-Serpong merupakan bagian dari Tol JORR II bersama beberapa ruas lain, seperti Bandara Soekarno Hatta-Kunciran, Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi, Depok-Antasari, Cimanggis-Cibitung, dan Cibitung-Rorotan. Namun, beberapa ruas belum selesai masa konstruksi.
Ruas tol ini, memiliki panjang 11,2 kilometer (km) dan terbagi menjadi dua seksi, yakni Kunciran-Parigi dan Parigi-Serpong. Nilai investasinya sebesar Rp2,62 triliun.
Tol ini akan dioperasikan oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN). Perusahaan itu merupakan usaha patungan dari konsorsium pembangun tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Grup Astra.
Perusahaan pelat merah memegang kepemilikan saham sekitar 60 persen. Sementara Grup Astra 40 persen melalui PT Astra Tol Nusantara alias Astra Infra Toll Road.
[Gambas:Video CNN] (uli/sfr)