Kementerian Keuangan China mengungkapkan bakal membebaskan bea masuk apabila importir mengajukan permohonan pembebasan tarif impor. Namun, tidak dirinci barang-barang yang dikecualikan pembebasan tarif impor.
Mengutip CNN.com, Sabtu (7/12), perdagangan kedelai dan daging babi terpukul, karena meningkatnya ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia sejak genderang perang dagang bergema.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa pekan terakhir, harga daging babi di China sendiri melonjak lebih dari dua kali lipat. Memang, harga mulai turun, tetapi kekhawatiran harga melonjak masih ada jelang musim libur Natal dan Tahun Baru.
Para perunding AS dan China saat ini masih berupaya mencapai kesepakatan dagang. Kedua pihak akan berunding pada 15 Desember nanti, ketika tarif baru AS terhadap barang-barang China dimulai.
Analis pesimis perkembangan perundingan perang dagang akan terjadi jelang libur akhir tahun. Meskipun, perundingan tidak akan komprehensif, setidaknya tidak akan terjadi pukulan dalam waktu dekat.
"Pasar tidak berharap terjadi putaran tarif berikutnya, tetapi juga skeptis melihat kesepakatan fase satu jelang libur Natal ini," imbuh Edward Moya, Analis Pasar di OANDA.
[Gambas:Video CNN] (bir)