"Sedang dikaji, sedang dikaji. Justru itu kita sedang koordinasi dengan Ditjen Perhubungan Udara," kata Kartika di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/12).
Kartika menjelaskan bahwa Kementerian BUMN akan memilih orang yang cocok dan bisa membawa perusahaan tersebut menjadi lebih baik. Kementerian BUMN, kata Kartika, masih intens berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan hal ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan sebelumnya, Garuda Indonesia tertangkap tangan oleh Ditjen Bea dan Cukai membawa Motor Harley Davidson selundupan. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, penyelundupan ternyata melibatkan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.
Atas keterlibatan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk memecat Ari dari posisinya. Selain memecat Ari, Kementerian BUMN juga memutuskan untuk memecat beberapa direksi yang berada di pesawat saat penyelundupan terjadi.
Hingga kini kasus tersebut masih diselidiki petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. DJBC perlu menilai modus yang digunakan sebelum memberikan sanksi atas pelanggaran tersebut.
[Gambas:Video CNN] (ctr/agt)