Pekan lalu, Erick sebenarnya sudah mendapat sekitar tujuh karangan bunga dari berbagai pihak. Mulai dari IKAGI dengan ketua bernama Zaenal Muttaqin, Asosiasi Awak Kabin Indonesia, Yayasan Awak Kabin Indonesia, hingga Keluarga Karyawan Garuda Indonesia.
Papan karangan bunga kemudian bertambah pada Sabtu dan Minggu kemarin. Lalu, bertambah pula sebanyak 10 papan dari IKAGI 'tandingan' yang diketuai Achmad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami serikat awak kabin Garuda Indonesia tetap bekerja profesional memberikan pelayanan yang terbaik. Garuda Indonesia milik kita, Garuda Indonesia milik bangsa Indonesia."
Sementara karangan bunga lain justru memberikan ucapan terima kasih kepada Erick, namun tidak lupa memberi 'sindiran' atas manajemen perusahaan yang dianggap tak cukup baik selama ini.
"Terima kasih Pak Erick Thohir. Gaji Dirut Garuda harusnya cukup kok buat beli Harley," ungkap karangan bunga dari Asosiasi Awak Kabin Indonesia.
"Terima kasih Pak Erick Thohir telah menyelamatkan Garuda. Tolong bersihkan sampai keakar-akarnya," ucap karangan dari Pegawai Darat Garuda.
"Terima kasih Pak Erick Thohir sebuah memberikan hukuman yang setimpal, usut sekronco-kronconya," pesan di papan bunga dari Kami yang di-PHK Sepihak Dirut GA.
Terkait hal ini, Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) Tommy Tampatty yang berada di pihak Achmad menyatakan karangan bunga berisi dukungan positif sengaja diberikan agar sentimen yang muncul usai kasus pemberhentian Ari Askhara tidak melulu buruk.
Lihat juga:Harga Cabai Terus Turun Empat Pekan Terakhir |
IKAGI 'tandingan' dengan ketua bernama Achmad Haeruman membantah berbagai keluhan awak kabin di IKAGI dengan ketua Zaenal Muttaqin. Sebab, dianggap hanya memberikan keluhan buruk yang mampu merusak citra maskapai nasional.
Achmad mengklaim bahwa per 14 September 2019, IKAGI berada di bawah kepemimpinannya dengan Sekjen Mega Wijana.
"Saudara Zaenal mengaku sebagai ketua IKAGI, padahal secara legal dan formal diketahui bahwa Zaenal, Ketua Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia dan perkumpulan itu terdaftar di Kemenkumham, bagian dari ormas berbadan hukum," jelasnya.
[Gambas:Video CNN] (uli/age)