Luhut: PLN Beruntung Dapat Rudiantara

CNN Indonesia | Selasa, 10/12/2019 13:52 WIB
Luhut: PLN Beruntung Dapat Rudiantara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan menyebut PLN beruntung jika Rudiantara jadi bos baru mereka. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan PT PLN (Persero) akan beruntung bila Rudiantara diangkat menjadi direktur utama perseroan. Pasalnya, ia menganggap Rudiantara merupakan orang yang baik dengan kemampuan bagus.

"Bagus, Dirut PLN orang bagus, Pak Rudiantara kan kita kenal baik, beliau orang baik. Saya kira PLN beruntung dapat orang seperti Pak Rudiantara," kata Luhut kepada CNNIndonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (10/12).

Rudiantara merupakan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika pada Kabinet Kerja. Sebelum menjadi menteri, ia juga pernah menjadi wakil direktur utama PLN.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan menunjuk Rudiantara menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero). Kabar tersebut kemudian dibenarkan oleh Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga.

Posisi direktur utama PLN sendiri saat ini kosong, Kekosongan terjadi setelah Sofyan Basir ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi pembangunan PLTU Riau -1.

Sementara waktu, tugas direktur utama PLN saat ini dipegang oleh pelaksana tugas yaitu Sri Peni Inten Cahyani.

Rencananya, posisi Dirut selanjutnya akan diisi oleh Rudiantara. Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Luhut saat acara Coffee Morning di kantornya. Saat ditanya mengenai kepastian tersebut, Luhut hanya mengiyakan.

Lebih lanjut, Luhut juga telah mengkonfirmasi bahwa Darmawan Prasodjo lah yang akan mengisi kursi Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT PLN (Persero).

Pernyataan tersebut menjawab kabar angin bahwa Darmawan Prasodjo bakal mendampingi Rudiantara sebagai Direktur Utama PLN.

[Gambas:Video CNN]
Luhut kemudian menyatakan pendapatnya terkait Darmawan. Menurutnya, Darmawan adalah sosok yang memiliki kapabilitas serta kualifikasi untuk mengisi posisi tersebut.

"Kalau memang orang itu qualified, ya biarin saja. Dan menurut saya Pak Darmo (Darmawan Prasodjo) itu qualified," ungkapnya. (ara/agt)