Mereka menyatakan nilai tersebut membuat Indonesia untuk pertama kalinya masuk dalam kategori kelompok negara dengan IPM tinggi dalam waktu 20 tahun belakangan ini.
"Nilai IPM 0,707 menempatkan negara ini (Indonesia) dalam kategori pembangunan manusia yang tinggi, berada di posisi 111 dari 189 negara dan wilayah," kata UNDP dalam laporan mereka seperti dikutip dari website Sekretariat Kabinet, Rabu (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prestasi ini adalah hasil dari komitmen nasional yang kuat untuk pembangunan manusia, yang tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga kesejahteraan masyarakat, khususnya kesehatan dan pendidikan," ujarnya.
Kurangi Kesenjangan
Meskipun demikian, laporan UNDP itu juga mengingatkan pentingnya upaya-upaya yang lebih maksimal dalam pencegahan ketimpangan di Indonesia. Menurut UNDP, bila ketimpangan dimasukkan dalam pengukuran, maka nilai IPM Indonesia bisa anjlok sampai 17.4 persen.
Karena itu, Perwakilan UNDP Indonesia Christophe Bahuet mengingatkan, bahwa laporan UNDP itu juga membawa pesan yang perlu diperhatikan Indonesia dalam pembangunan manusia dan mengurangi kesenjangan, dan mengantisipasi kesenjangan baru di masa depan.
"UNDP akan terus menjadi mitra Indonesia untuk kemajuan pengembangan manusia," tegas Perwakilan UNDP Indonesia itu. (agt/agt)