Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan pihaknya belum memiliki skema yang matang dalam melakukan konsolidasi anak usaha perusahaan pelat merah. Namun, terbuka peluang agar universitas yang dimiliki BUMN bekerja sama dengan universitas negeri.
"Begini Pak Erick Thohir (Menteri BUMN) minta supaya BUMN berikan corporate social responsibility (CSR) ke pendidikan 30 persen, tapi bukan berarti membuka pendidikan formal. Nanti kualitasnya tidak sesuai standard," ucap Arya, Senin (16/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain sektor usaha pendidikan, Arya menyebut Kementerian BUMN akan menggabungkan anak hingga cicit usaha perusahaan pelat merah lainnya yang tak bergerak sesuai dengan bisnis inti (core business) induk usaha.
Ia menyatakan saat ini ada 85 hotel yang berada di bawah naungan perusahaan pelat merah. Namun, hotel tersebut bukan bagian dari BUMN perhotelan yakni PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau Inna Hotel Group.
Bisnis logistik, tambah Arya, seharusnya menjadi lahan PT Pos Indonesia (Persero). Namun, nyatanya bisnis itu juga bisa ditemui di PT Garuda Indonesia (Persero) dan PT Pelindo (Persero).
[Gambas:Video CNN] (aud/age)