"Saya menanyakan kepada dirut Jasa Marga, ini akan diselesaikan nanti insya Allah pada April 2020. Ini jalan tol pertama di Pulau Kalimantan," ucap Jokowi saat meresmikan seksi II, III, dan IV Tol Balikpapan-Samarinda, Selasa (17/12).
Menurutnya, proses pembangunan dua seksi yang tersisa dari jalan tol ini bisa selesai dalam empat bulan ke depan karena proses pembebasan lahan tengah dilakukan. Bahkan, tiang-tiang pancang mulai dipasang di beberapa titik yang lahannya sudah bebas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia ingin kehadiran tol ini bisa mendongrak perekonomian kedua kota. Sebab akses konektivitas akan menghubungkan pusat kota dengan industri kelapa sawit, batu bara, minyak, dan gas bumi
[Gambas:Video CNN]
Tol Balsam memiliki nilai investasi sebesar Rp9,9 triliun yang berasal dari APBN, APBD, dan pinjaman pemerintah China. Tol sepanjang 99,35 kilometer (km) ini terhubung langsung dengan jalan menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan.
Tol ini terbagi atas lima seksi. Seksi I Balikpapan-Samboja memiliki panjang 22,03 km, Seksi II Samboja-Muara Jawa 30,98 km, dan Seksi III Muara Jawa-Palaran 17,5 km. Kemudian Seksi IV Palaran-Samarinda 17,95 km dan Seksi V Balikpapan-Sepingan 11,09 km.
Seksi I dibangun menggunakan dana APBD Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp1,5 triliun dan APBN Rp271 miliar. Seksi II, III, dan IV dibangun dengan dana Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yaitu PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda.
Sementara Seksi V didanai oleh APBN yang berasal dari pinjaman dari pemerintah China sebesar Rp848,55 miliar.