Rencana ekspor ini sendiri masih menjadi polemik lantaran Menteri KKP 2014-2019 Susi Pudjiastuti bersuara keras soal rencana tersebut.
"Kan ini lagi dikaji. Kita tunggu saja, katanya kalau lobster itu tidak dibudidaya hanya satu persen (tingkat hidupnya), kalau dibudidayakan bisa 70 persen," ujar Ma'ruf di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (17/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Edhy sebelumnya menjelaskan banyak benih lobster yang belum mampu dibudidayakan. Padahal, jika tidak dibudidayakan, maka benih bisa mati sia-sia.
Ujung-ujungnya, tak bisa menjadi nilai tambah bagi nelayan, termasuk negara. Karena alasan tersebut KKP, di bawah kepemimpinan Edhy mewacanakan untuk membuka keran ekspor benih lobster.
Ekspor rencananya akan dilakukan dengan menggunakan sistem kuota. Ia mencontohkan 50 persen dibudidayakan di dalam negeri, sekian persen digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar, dan sisanya diekspor.
[Gambas:Video CNN] (pris/agt)