Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp400 ribu, 2 gram Rp1,45 juta, 3 gram Rp2,15 juta, 5 gram Rp3,57 juta, 10 gram Rp7,08 juta, 25 gram Rp17,6 juta, dan 50 gram Rp35,13 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp70,2 juta, 250 gram Rp175,25 juta, 500 gram Rp350,3 juta, dan 1 kilogram Rp699,6 juta.
Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada data high impact dari data yang akan dirilis hari ini yang dapat mempengaruhi harga emas spot secara signifikan. Emas spot terdampak langsung dari dolar AS," kata Suluh kepada CNNIndonesia.com, Kamis (19/12).
Sementara pergerakan nilai tukar dolar AS cenderung melemah dari mata uang negara lain. Hal ini disebabkan oleh pengumuman pemakzulan Presiden AS Donald Trump atas penyalahgunaan kewenangan.
[Gambas:Video CNN]
"Pergerakan dolar AS akan menarik ketika Presiden Trump resmi menghadapi tahapan pemakzulan," ucapnya.
Sementara Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memproyeksi harga emas akan melemah karena pasar masih berhati-hati dengan perkembangan damai AS-China. Sebab, Gedung Putih AS sempat memberi sinyal bahwa penandatangan kesepakatan tahap pertama akan dilakukan pada Januari 2020.
"Pasar masih berhati-hati dengan perkembangan kesepakatan dagang. Harga emas berpotensi bergerak di kisaran US$1.470 sampai US$1.480 per troy ons dengan kecenderungan ke arah support," tuturnya.
Lihat juga:Hari Ini, Tarif Tol Jagorawi Resmi Naik |