Rencana ini diungkap oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (26/12). Kendati begitu, menurut Agus, kuota impor sejatinya belum final karena masih perlu dipertimbangkan dalam satu kali rapat lagi.
"Rencananya begitu, tapi nanti bahasan finalnya nanti minggu depan," ucap Agus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Impor dari Brasil, kemarin baru 3.000 ton, padahal kuotanya kami kasih 50 ribu ton sebetulnya, tapi mereka terlambat mengirimkan, jadi kami pelajari kemungkinannya (ambil dari Brazil lagi)," tuturnya.
Selain Brasil, Agung mengatakan kemungkinan pemerintah bisa mengimpor daging dari Australia. "Yang jelas ini untuk menekan harga. Kami tentu beli yang murah, masa beli yang mahal?" ungkapnya.
[Gambas:Video CNN]
Sementara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan siap mengimpor bila sudah ada kepastian penugasan dari pemerintah. Namun, ia menyatakan sejauh ini belum ada finalisasi impor dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Kalau sekarang jelas tidak bisa karena waktunya sudah habis, jadi tahun depan. Kalau penugasan diperlukan, ya kami laksanakan, kalau sudah ada keputusan. Kalau tidak, ya tidak apa juga," pungkasnya.