Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS. Won Korea terpantau menguat 0,14 persen, dan baht Thailand serta dolar Singapura sama-sama menguat tipis 0,01 persen.
Pelemahan hanya terjadi pada dolar Hong Kong sebesar 0,01 persen, sementara yen Jepang dan lira Turki berada di posisi stagnan dan tak bergerak terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai penguatan rupiah disebabkan oleh sentimen positif yang membayangi pergerakan aset berisiko menjelang akhir tahun ini.
Menurut Ariston, penguatan aset berisiko tersebut kemungkinan terjadi akibat potensi pelonggaran moneter lanjutan atau suku bunga acuan rendah di tahun 2020.
Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah akan bergerak di kisaran Rp13.900 hingga Rp13.970 per dolar AS pada hari ini.
[Gambas:Video CNN] (ara/bir)