Menurut mereka, pasokan air akan kembali normal pada Selasa (31/12) pukul 23.00.
"Pekerjaan teknis pada sebagian besar lokasi telah selesai, tapi tersisa satu pekerjaan di Distribution Control Reservoir (DCR) 4 yang masih berlangsung," kata Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja Lydia Astriningworo dalam keterangan resmi dikutip, Selasa (31/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak perseroan menyatakan pasokan air kepada pelanggan akan normal kembali mulai Selasa, (31/12) pukul 12.00 WIB. Namun demikian, proses tersebut dilakukan secara bertahap. Karenanya, operator penyedia dan pelayanan air bersih untuk wilayah Barat DKI Jakarta itu menghimbau agar pelanggan mengisi bak-bak penampungan dan menghemat penggunaan air, guna mengantisipasi gangguan suplai air.
Akibatnya, suplai air pada beberapa wilayah berkurang. Meliputi wilayah Kebon Jeruk, Kedoya, Kedoya Utara, Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Kebon Raya, Rawa Buaya, Kedaung Kali Angke, dan sekitarnya.
Selain itu, suplai air beberapa daerah juga masih berhenti. Wilayah itu meliputi, Kebon Jeruk sisi selatan, Pejagalan, Duri Kosambi, Rawa Buaya, Semanan, Jelambar Baru, Wijaya Kusuma, Kapuk, Kapuk Muara, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Tegal Alur, Kamal, Kamal Muara, Pegadungan, Kalideres, dan sekitarnya.
"Pasokan air akan kembali normal secara bertahap pada Selasa, 31 Desember 2019 mulai pukul 23.00 WIB," ucapnya.
[Gambas:Video CNN]
Untuk itu, ia mengaku pihaknya menyediakan truk tangki gratis guna mengatasi keadaan darurat seperti Rumah Sakit (RS), tempat ibadah, dan lain-lain. Perseroan mengaku berupaya mencari solusi terbaik antara lain dengan melakukan pengaturan jaringan.
"Palyja memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Para pelanggan dapat menghubungi call center kami di nomor (021) 2997 9999 jika membutuhkan informasi lebih lanjut," tuturnya. (ulf/agt)