"Tidak semua mati listrik. Sekitar 12 persen terpaksa kami padamkan," kata Senior Manager General Affairs PLN UID Jakarta Raya Tris Yanuarsyah dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV.
Tris mengatakan 12 persen atau sebanyak 1.650 gardu terpaksa dipadamkan agar tidak membahayakan masyarakat. Wilayah yang terdampak itu menyebar di seluruh Jakarta di antaranya di Bandengan, Bintaro, Bulungan, Cempaka Putih, Cengkareng, Ciracas, Jatibening, Lenteng Agung, Pondok Kopi, Marunda, dan Tanjung Priok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tris juga mengatakan PLN masih terus akan melakukan pemadaman listrik mengingat terdapat peringatan dari BMKG mengenai potensi banjir di Jakarta pada sore hari.
[Gambas:Video CNN]
Genangan di Tol Jatibening sudah kering
Sementara itu, dalam keterangan resminya per pukul 15.00 WIB, Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Dwimawan Heru menyatakan genangan di Km 9 Jatibening Jalan Tol Jakarta-Cikampek di kedua arah sudah kering. Walhasil, kata dia, lalu lintas berangsur normal kembali.
"Pengguna jalan dari arah Cawang juga dapat mengakses kembali Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated arah Cikampek," ujar Dwimawan.
Banjir di Jakarta dan sekitarnya terjadi akibat luapan air setelah hujan tanpa henti terjadi sejak Selasa petang pada 31 Desember 2019. Luapan air kemudian melanda sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya pada awal 2020 ini.