Sesuai profesinya, Iwan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati menghadapi banjir. Sekaligus, ia ikut mengingatkan masyarakat untuk melindungi aset mereka, baik rumah maupun mobil, dengan jaminan asuransi banjir.
Iwan sendiri mengaku tempat tinggalnya di Lippo Karawaci, Tangerang, terbebas dari banjir. Berbeda dengan Iwan, Firmansyah, warga Jalan H, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, mengalami kebanjiran sejak pukul 19.00 WIB, Rabu (1/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak jauh dari Kelurahan Kebon Baru, di jembatan Ciliwung antara Gudang Peluru dan Jalan Kampung Melayu Kecil, tampak pasukan oranye dan petugas Pemda DKI sibuk membersihkan ranting, kayu, dan sampah dengan alat berat.
Mereka berdinas sejak Rabu (1/1) pagi, ketika berita banjir menghias halaman koran pada hari pertama di tahun tikus logam, tepat sehari setelah hujan deras mengguyur sebagian Jabodetabek di sepanjang malam pergantian tahun.
Aktivitas petugas saat membersihkan bantaran kali Ciliwung di jembatan yang menghubungan Komplek Gudang Peluru, Tebet, dengan Jalan Kampung Melayu Kecil, Jakarta Selatan, Rabu (1/1). (CNN Indonesia/Christine Novita Nababan). |
Waktu menunjukkan pukul 13.20 WIB. Alih-alih terik, langit siang itu tampak mendung, perlahan gerimis. Saat lalu lintas kendaraan berangsur sepi, banyak warga justru menyandarkan sepeda motor mereka di jembatan Ciliwung, Kampung Melayu.
"Begini memang (menunjuk keramaian warga menonton aktivitas bersih-bersih pasukan oranye). Kadang-kadang, banjir, tumpukan sampah di kali malah jadi tontonan mereka," tuturnya kepada CNNIndonesia.com seraya tertawa.
Sukirman mulai bercerita. Sembari beristirahat duduk di bahu jalan, ia mengaku tak takut bertugas di tengah banjir. Ia juga tak ragu untuk kotor saat harus membersihkan selokan, parit, kali. "Yang penting 'vitamin' cukup," kelakarnya sembari menunjuk rokok, dan kopi yang diseruputnya.
Tak lama, ia bangun berdiri, mengambil ranting pohon dari tangan rekannya yang sedang bersih-bersih. Ia mengayun-ayunkan ranting tersebut sambil meminta pengendara motor yang menonton aktivitas pasukan oranye agar tertib memarkirkan kendaraannya dan tak mengganggu lalu lintas jalan.
Harga Baru Sebelum Tahun Baru
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, jelang pergantian tahun telah mengingatkan aturan kenaikan cukai tembakau berlaku mulai 1 Januari 2020. Kenaikan cukai tembakau tentu akan membuat harga jual rokok ikut terkerek.
Namun, Kasubdit Humas Bea Cukai Kemenkeu Deni Surjantoro menyebut kenaikan cukai tembakau akan berlaku untuk produksi rokok yang dilakukan pada 2020. Pita cukai baru akan dilekatkan paling lambat 1 Februari 2020.
Lihat juga:Daftar Tarif yang Bakal Naik pada 2020 |
Salah satu petugas Indomaret di sebuah apartemen Jalan MT Haryono, Cawang, bilang harga rokok terakhir naik pada Senin (30/12) atau satu hari sebelum malam pergantian tahun. Harga sebungkus Marlboro merah dibanderol Rp30.700. "Iya di sini sudah naik."
Sementara, masih di area yang sama, Family Mart, sebungkus Marlboro merah dipatok Rp34.100. "Iya naik lagi tanggal 30 Desember. Sebelumnya awal Desember kan naik jadi Rp30 ribu an. Ini kenaikan kedua di Desember, total tiga kali naik sejak November," kata salah satu petugas yang tidak mau disebutkan namanya.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152/PMK.010/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146/2017, rata-rata cukai naik 23 persen.
Kenaikan cukai tersebut membuat rata-rata harga jual eceran rokok diperkirakan naik hingga 35 persen dari harga jual saat ini.
Ketua Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo menjelaskan dengan kenaikan cukai hasil tembakau tersebut, sangat memungkinkan harga rokok pada 2020 melejit hingga Rp 35.000 per bungkus.
[Gambas:Video CNN] (agt)
Aktivitas petugas saat membersihkan bantaran kali Ciliwung di jembatan yang menghubungan Komplek Gudang Peluru, Tebet, dengan Jalan Kampung Melayu Kecil, Jakarta Selatan, Rabu (1/1). (CNN Indonesia/Christine Novita Nababan).