Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp407,5 ribu, 2 gram Rp1,48 juta, 3 gram Rp2,2 juta, 5 gram Rp3,65 juta, 10 gram Rp7,23 juta, 25 gram Rp17,98 juta, dan 50 gram Rp35,88 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp71,7 juta, 250 gram Rp175,25 juta, 500 gram Rp357,8 juta, dan 1 kilogram Rp699,6 juta.
Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelemahan tingkat imbal hasil obligasi AS mungkin dipicu oleh ekspektasi suku bunga rendah di 2020," ujar Ariston kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/1).
Ariston menjelaskan para pelaku pasar berekspektasi bank sentral AS, The Federal Reserve menurunkan tingkat suku bunga acuan sebagai antisipasi terhadap kebijakan yang dilakukan oleh China.
Bank sentral China, People's Bank of China memutuskan untuk memangkas ketentuan pencadangan kas bank nasional. Hal ini dilakukan demi mendorong gerak roda perekonomian di Negeri Tirai Bambu.
Di sisi lain, kesepakatan dagang baru antara AS dan China masih belum berlanjut. Rencananya, kedua negara baru akan menyepakati perjanjian baru pada 15 Januari 2020.
[Gambas:Video CNN] (uli/agt)