Sementara, untuk Pertamax turun harga Rp650 per liter, untuk Dexlite Rp700 per liter, dan solar NPSO turun Rp300 per liter. Hanya jenis Pertalite yang tidak mengalami perubahan harga.
Menanggapi hal ini, sejumlah warga mengaku menyambut gembira penurunan harga BBM jenis Pertamax. Moulisa (29 tahun), misalnya, konsumen Pertamax Turbo, girang karena penurunan harga dinilai signifikan, yaitu dari Rp11.200 per liter menjadi Rp9.900 per liter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Senang, tapi sebetulnya untuk Pertamax sudah dipatok tiap bulan Rp600 ribu. Jadi, berapa pun harga BBM, belinya tetap segitu. Kecuali ke luar kota ya, baru terasa," imbuhnya.
Lain cerita dengan Feby Christya (36 tahun). Ia mengkonsumsi Pertalite. Nah, seperti diumumkan Pertamina bahwa harga Pertalite tidak berubah, yakni Rp7.650 per liter. Ia sendiri mengaku menggunakan Pertalite karena rentang harga Pertamax terpaut jauh.
[Gambas:Video CNN]
Makanya, Feby mengaku kecewa karena harga Pertalite tidak tertular penurunan harga Pertamax. "Saya nggak tahu pertimbangannya Pertamina apa, kenapa Pertamax turun, Pertalite tetap," katanya.
Padahal, ia melanjutkan Pertamax dikonsumsi kelas menengah ke atas. "Lah ini kan kelas menengah ke bawah sedang support pemerintah dengan tidak menggunakan BBM subsidi, seperti premium, malah tidak diperhatikan. Bisa kali diturunin sedikit," tandasnya.
Berikut daftar penurunan harga BBM Pertamina:
| Jenis | Harga lama | Harga baru |
| Pertamax Turbo | Rp11.200 | Rp9.900 |
| Pertamax | Rp9.850 | Rp9.200 |
| Pertamina Dex | Rp11.700 | Rp10.200 |
| Dexlite | Rp10.200 | Rp9.500 |
| Solar NPSO | Rp9.600 | Rp9.300 |
| Pertalite | Rp7.650 | Rp7.650 |