Padahal, IPR bulan sebelumnya mampu tumbuh lebih tinggi sebesar 3,6 persen ke level 236,3.
"Penjualan eceran ditopang oleh penjualan pada kelompok suku cadang dan aksesori, kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya, dan kelompok makanan, minuman dan tembakau," ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan resmi, Jumat (10/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, penurunan terbesar terjadi pada kelompok barang lainnya yang merosot 19,9 persen menjadi 161,9.
Secara regional, penjualan eceran di sejumlah kota terjadi penurunan, di antaranya Medan yang turun 6,5 persen, dan Denpasar melorot 4,9 persen.
"Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penjualan kelompok barang, budaya dan Rekreasi, serta kelompok Barang Lainnya," tutur Onny.
Lebih lanjut, hasil survei juga mengindikasikan tekanan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran yang dalam tiga bulan mendatang diprakirakan dapat meningkat.
Hal tersebut tercermin dari peningkatan Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang, menjadi 154,6, dari 149,2 pada bulan sebelumnya.
[Gambas:Video CNN] (ara/bir)