Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno sesaat mendampingi kepala negara menuju Abu Dhabi. Pratikno mengatakan Jokowi akan menawarkan investasi di ibu kota baru karena akan dirancang dengan konsep energi hijau dan baru terbarukan.
Konsep itu, katanya, sejalan dengan topik agenda acara yang akan diikuti Jokowi dan semangat negara-negara di dunia. Kebetulan, orang nomor satu di Indonesia itu juga akan menjadi pembicara kunci dalam acara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau diundang ke Istana (Kepresidenan Qasr Al Watan), ada pembicaraan bilateral. Setelah itu ada pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed plus mitra dari Softbank. Besoknya sebagai keynote speaker (di Abu Dhabi Sustainability Week)," terangnya.
"Pertemuan bilateral ini untuk menindaklanjuti hasil kunjungan Mohamed bin Zayed ke Bogor pada 24 Juli 2019 yang lalu," ucap Heru.
Dalam kunjungan kenegaraan, Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto.
Turut hadir pula Komandan Paspamres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Staf Khusus Presiden AAGN Ari Dwipayana.
"Sementara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah berada di Abu Dhabi untuk mempersiapkan kedatangan Presiden," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (uli/rea)