Direktur Eksekutif Departemen Penyelenggara Sistem Pembayaran (DPSP) BI Pungky Purnomo Wibowo mengungkapkan peredaran uang tunai masih terjadi lantaran transaksi non tunai belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
"Lokasi geografis kita kan juga berbeda dan tergantung dengan infrastrukturnya, jadi uang logam dan kertas harus tetap ada dan bertumbuh," kata Pungki seperti dikutip dari Antara, Minggu (12/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
QRIS mempunyai dua model. Pertama, customer presented model (CPM) di mana transaksi pembayaran dilakukan oleh pembeli dengan menunjukkan QRIS nya kepada pedagang (merchant). Kedua, QRIS berbasis merchant presented mode (MPM) di mana merchant menunjukkan QRIS kepada pembeli saat bertransaksi.
Hingga kini, QRIS telah digunakan oleh 1,7 juta pedagang (gerai). Bank sentral menargetkan QRIS dapat digunakan oleh 15 juta gerai pada 2020 dengan UMKM sebagai sasaran utama.
[Gambas:Video CNN] (antara/sfr)