Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Menurut Luhut, jabatan pasti untuk MBZ belum ditentukan, namun ia akui ada permintaan tersebut dari Jokowi.
"Title-nya masih belum ditentukan, tetapi beliau akan berperan sebagai dewan pengarah bersama beberapa nama lain," ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Senin (13/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
APBN, sambung Luhut, hanya akan digunakan untuk membangun kantor-kantor pemerintahan. "Selain dari itu, akan dilakukan dengan dana swasta dan investasi," ungkap dia.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan bahwa kunjungan kerja Jokowi ke Abu Dhabi juga bertujuan untuk menawarkan investasi ibu kota negara baru kepada negara-negara yang akan hadir di perhelatan Abu Dhabi Sustainability Week di Uni Emirat Arab.
Sementara dari Abu Dhabi, kedua negara setidaknya sudah menandatangani 16 perjanjian kerja sama. Lima perjanjian berupa kerja sama antar pemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.
Sedangkan 11 perjanjian lain merupakan kerja sama antar bisnis di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset dengan estimasi total nilai investasi sebesar US$22,89 miliar atau sekitar Rp314,9 triliun.
[Gambas:Video CNN] (uli/bir)