"Kepada pihak-pihak yang berbicara tentang Asabri, harap menggunakan data dan fakta yang sudah terverifikasi. Hentikan pendapat, pembicaraan yang tendensius, negatif, dan mengakibatkan kegaduhan. Saya akan menempuh jalur hukum jika masih dilakukan," ujar Sonny.
Ia menyiratkan bahwa kondisi keuangan Asabri saat ini sehat. "Saya menjamin bahwa uang peserta yang dikelola di Asabri tidak hilang dan tidak dikorupsi," katanya singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menilik laporan keuangan perseroan tahun 2016-2017, Asabri tercatat membukukan laba bersih Rp943,81 miliar dengan rasio solvabilitas (RBC) sebesar 62,35 persen atau jauh di bawah ketentuan yang diperkenankan sebesar 120 persen. RBC ini menggambarkan kemampuan perseroan membayar klaim dan utang jangka panjang.
Kemudian, perseroan melakukan restatement merevisi laba 2016 menjadi Rp116,46 miliar. Revisi ini dilakukan akibat penyesuaian (konsolidasi) nilai reksa dana terproteksi, di mana perseroan mempunyai pengendalian secara langsung terhadap reksa dana tersebut.
Pada 2019, kinerja perseroan tempat Asabri menempatkan dana investasinya melemah. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) nilai saham belasan perseroan yang digenggam Asabri merosot dari Rp10,2 triliun menjadi hanya Rp2,1 triliun.
[Gambas:Video CNN] (bir/age)