Public Relations IKEA Indonesia Ririn Basuki mengungkapkan hal itu dilakukan karena travel mug TROLIGTVIS mengandung tingkat bahan kimia bernama Dibuthyl phthalate (DBP) melebihi batas yang ditentukan.
Informasi ini didapatkan IKEA dari laporan pengujian yang dilakukan baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IKEA melakukan penarikan kembali mug meski risiko berdampak negatif langsung pada kesehatan pengguna sangat rendah," ungkap Ririn dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (16/1).
"IKEA meminta pelanggan yang memiliki travel mug dengan tanda made in India untuk mengembalikan produk ke toko IKEA dan mendapatkan pengembalian penuh berupa IKEA return voucher," papar dia.
Menurutnya, masyarakat hanya perlu membawa travel mug saja dan menyerahkan ke IKEA. Ririn menyatakan pihaknya tak mewajibkan masyarakat membawa bukti pembelian seperti tanda terima.
Bila dilihat secara global, jumlah gerai IKEA tercatat sebanyak 400 toko di 52 negara hingga akhir 2018. Pada periode tersebut, IKEA meraup penjualan sebesar 38,3 miliar euro.
[Gambas:Video CNN] (aud/age)