Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan peluang kenaikan indeks juga datang dari arus modal asing masuk. Ia memroyeksikan sentimen tersebut akan membuat IHSG terkonsolidasi dalam rentang wajar.
Peluang kenaikan masih terlihat dalam pola gerak IHSG yang ditunjang oleh fundamental perekonomian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indikator tersebut mengindikasikan pelemahan masih akan berlanjut.
"Deadcross mengindikasikan akan ada kelanjutan trend pelemahan dalam jangka pendek. Investor akan cenderung menunggu pengumuman suku bunga The Fred," ungkap Nugroho dikutip dari risetnya hari ini.
Ia memprediksi dengan sentimen tersebut, IHSG bergerak dalam rentang support 6.193-6.219 dan resistance 6.292-6339.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones menanjak 0,17 persen ke level 29.348, S&P 500 naik 0,39 persen ke level 3.329, dan Nasdaq Composite naik 0,29 persen menjadi 9.388.
[Gambas:Video CNN]
(well/agt)