"Progres jalan tol Pekanbaru-Dumai cukup cepat ya. Proses pengadaan tanah hampir 100 persen jadi pembangunan konstruksi juga bisa cepat. Kami targetkan mudik Lebaran 2020 sudah bisa digunakan oleh masyarakat," tuturnya, seperti dilansir Antara, Selasa (21/1).
Untuk seksi 1 Gerbang Tol (GT) Pekanbaru-GT Minas sepanjang 9,5 km sempat dibuka secara fungsional pada saat arus mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, yaitu dari 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Selama masa itu, sebanyak 40.518 kendaraan golongan I (Non Bus) yang melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan tol yang menghubungkan Lampung hingga Aceh ini akan melalui 24 ruas Jalan Tol Trans Sumatra sepanjang kurang lebih 2.765 km, dengan prioritas di delapan ruas jalan tol sepanjang kurang lebih 614 km.
"Pembangunan ruas tol Pekanbaru-Padang seksi I sudah kami mulai sejak ground breaking pada 9 Februari 2018. Sampai dengan sekarang yang baru bisa dikonstruksi baru 1,3 km, masih terhambat proses pengadaan tanah. Harapan kami ke depan, pembangunan bisa cepat progresnya," kata Bintang.
Namun, usaha semua pihak terus dilakukan agar jalan tol ini dapat terwujud, salah satunya dengan melakukan sinergi percepatan Pelaksanaan Pembangunan dengan bantuan Polda Sumatera Barat dan relokasi trase ruas tol Padang-Sicincin.
Senior Executive Vice President Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya Agung Fajarwanto menjelaskan relokasi trase jalan tol dilakukan karena beberapa penolakan dari warga, sehingga proses perencanaan harus diulang, termasuk proses pengadaan tanah.
[Gambas:Video CNN]
"Rencana awalnya ruas tol Padang-Sicincin 30,4 km, namun sekarang berubah menjadi 36,15km, karena warga di Nagari Sungai Abang, Nagari Lubuk Alung dan Nagari Sicincin menolak tanahnya dibebaskan. Alasannya, merupakan tanah pusaka tinggi dan lahan produktif," jelas Fajar.
Pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Padang ini diharapkan dapat segera terbangun, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat dan Riau.
Sampai dengan akhir tahun lalu, Hutama Karya telah membangun 548 km Jalan Tol Trans Sumatera dengan 364 km jalan tol yang sudah beroperasi penuh, yakni ruas Bakauheni-Terbangi besar 140 km, ruas Terbangi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung 189 km, ruas Medan-Binjai 13 km, dan ruas Palembang-Indralaya 22 km. (antara/bir)