"Dari sisi rencana program kerja kami membutuhkan pengeluaran Rp24 triliun-Rp25 triliun karena sebagian besar pengeluaran dalam dolar AS," kata Direktur Utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) Orias Petrus Moedak di Komisi VII DPR, Rabu (22/1).
Sebagaimana diketahui, holding perusahaan tambang terdiri dari PT Inalum (Persero), PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Timah Tbk. Dalam holding tambang, MIND ID menjadi induk holding. MIND ID merupakan identitas baru dari PT Inalum yang berfungsi untuk membedakan Inalum sebagai holding tambang dan Inalum sebagai pelaksana operasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:RUPLSB Garuda Sarat Bagi-bagi Kekuasaan |
Kedua, peningkatan teknologi pot Inalum di Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Teknologi ini mengubah alumina menjadi aluminium.
Smelter ini membutuhkan investasi sebesar US$107,7 juta. Masa konstruksi kurang lebih dua tahun dan ditargetkan beroperasi pada 2022. Fasilitas ini mampu meningkatkan kapasitas produksi aluminium sebesar 1 juta ton per tahun.
PLTU ini membutuhkan investasi sebesar US$1,68 miliar. Masa konstruksi kurang lebih empat tahun dan ditargetkan beroperasi pada 2022. Pembangkit listrik ini memiliki kapasitas 2x621,72 megawatt (MW).
Keempat, pabrik feronikel di Tanjung Buli, Halmahera Timur oleh Antam. Pabrik ini membutuhkan investasi sebesar US$289 juta. Masa konstruksi kurang lebih dua tahun dan ditargetkan beroperasi pada 2021. Pabrik ini ditargetkan memiliki kapasitas 13.500 ton Ni.
Kelima, pembangunan smelter tin Ausmelt di Muntok, Bangka Barat oleh Timah. Smelter ini mengolah bijih timah menjadi timah kasar (crude tin). Smelter ini membutuhkan investasi sebesar US$80 juta. Masa konstruksi kurang lebih satu setengah tahun dan ditargetkan beroperasi pada 2021. Fasilitas ini mampu mengolah 40 ribu ton timah kasar.
Smelter ini membutuhkan investasi sebesar US$3 miliar. Masa konstruksi kurang lebih tiga tahun dan ditargetkan beroperasi pada 2022. Fasilitas ini mampu mengolah 2 juta ton katoda tembaga.
"Sekarang sudah mulai pematangan lahan dan diharapkan tengah tahun ini konstruksi dapat dimulai," katanya.
[Gambas:Video CNN] (ulf/age)