"Kami harap serah terima aset BMN Wisma Atlet Kemayoran kepada Setneg bisa segera terlaksana dalam waktu dekat," kata Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers di Jakarta dikutip dari Antara, Kamis (23/1).
Saat ini, Kementerian PUPR dan Setneg tengah melakukan pendataan aset yang ada di Wisma Atlet Kemayoran serta melengkapi berkas administrasi serta berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Pendataan ini dilakukan untuk mempercepat proses serah terima aset Barang Milik Negara (BMN) tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proses pemeliharaan aset BMN Wisma Atlet Kemayoran tetap menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR pasca ajang Asian Games. Hanya saja saat ini kami sedang melakukan pendataan aset agar proses serah terima ke Setneg dapat berjalan dengan baik," jelasnya.
Terkait dengan pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran setelah proses serah terima, ucap Khalawi, hal itu merupakan kewenangan dari pihak Setneg selaku pemilik BMN.
Dirjen Penyediaan Perumahan menyatakan Kementerian PUPR sesuai tugas hanya membangun dan melakukan pemeliharaan hingga proses serah terima selesai.
Pembangunan 10 tower wisma atlet di kawasan Kemayoran tersebut dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR. Untuk Blok C-2 total unit hunian 1.932 unit dan Blok D-10 akan memiliki 5.494 unit hunian.
Status Kawasan Kemayoran Blok C-2 dan Blok D-10 merupakan aset milik negara atas nama Menteri Sekretariat Negara. Rusun yang dibangun ini merupakan tipe 36 dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi dan tempat cuci jemur.
Pembangunan hunian vertikal di kawasan ibukota tersebut berdasarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2016 tentang Dukungan Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 dan Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional. Pembangunan wisma atlet di Kemayoran sudah dimulai sejak tanggal 17 Maret 2016 lalu.
Kontrak pembangunan wisma atlet ini dilaksanakan multi tahun 2016-2017. Bangunan vertikal ini juga berperan penting sebagai tempat tinggal para atlet yang berlaga di ajang Asian Games 2018 lalu.
[Gambas:Video CNN]
(age/agt)