Pemanggilan dilakukan untuk membahas kasus gagal bayar dan penyelamatan keuangan Jiwasraya.
"Kami ingin dengar keterangan karena pada rapat 16 Desember 2019 Jiwasraya mengatakan akan ada pembayaran (pembayaran klaim kepada nasabah)," ucap Anggota Panja Komisi XI DPR Andre Rosiade, Kamis (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini supaya kami tahu karena kan masalah Jiwasraya salah satunya adalah investasi di saham gorengan. Kami ingin mendengarkan ketiga pakar itu pada Selasa depan," tutur Andre.
Di samping itu, direksi lama Jiwasraya juga berpotensi dipanggil dalam rapat panja jika memang diperlukan. Begitu juga mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan hingga Rini Soemarno.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR sekaligus Ketua Panja Permasalahan Asuransi Jiwasraya Aria Bima menyatakan ada beberapa opsi penyelamatan kasus Jiwasraya yang sebelumnya pernah dibahas bersama manajemen dan Kementerian BUMN. Beberapa opsi tersebut, yakni pembentukan holding, penyertaan modal negara (PMN), dan restrukturisasi.
Namun, semua itu masih harus dibahas dalam rapat panja bersama seluruh pemangku kepentingan. Bahkan, terbuka kemungkinan Komisi VI akan melakukan rapat panja gabungan dengan Komisi XI dan Komisi III yang juga membuat panja terkait kasus Jiwasraya.
"Belum bisa dipastikan sekarang bagaimana, harus melalui rapat. Bisa saja digabung skema penyelamatannya. Tapi kalau bisa privatisasi tidak 100 persen," ujar Aria.
Ekuitas Jiwasraya tercatat negatif sebesar Rp10,24 triliun dan defisit sebesar Rp15,83 triliun pada 2018. Keuangannya semakin memburuk pada September 2019 dengan mencatat ekuitas negatif sebesar Rp23,92 triliun.
Kejaksaan Agung (Kejagung) sendiri telah menyatakan ada dugaan korupsi di Jiwasraya. Lembaga itu telah menetapkan lima tersangka atas dugaan kasus korupsi di BUMN tersebut.
Mereka adalah mantan Direktur Utama Hendrisman Rahim, mantan Kepala Investasi dan Divisi Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo. Kemudian, Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral Heru Hidayat.
[Gambas:Video CNN]
(aud/sfr)