Sebelumnya, Kobe tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California pada Minggu (26/1) pagi. Ia menumpang helikopter tersebut guna menuju Mamba Academy dekat Thousand Oak, California, untuk berlatih basket.
"Sebagai ambassador FIBA Dunia, saya sempat berpikir mengundang dia ke Indonesia untuk mempromosikan bola basket. Tetapi ternyata kepergiannya begitu cepat," ujar Erick dalam keterangannya, Senin (27/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau figur yang menyenangkan dan begitu ramah," tuturnya.
Menurut Erick, penampilan Kobe sangat luar biasa. Misalnya, saat Kobe berduet dengan Shaquille O'Neal mampu mengantarkan Lakers merebut gelar juara NBA.
[Gambas:Video CNN]
"Kobe adalah salah satu pemain basket terbaik dunia. Aksinya saat mencetak 81 poin, ketika Lakers mengalahkan Toronto Raptors 22 Januari 2006 salah satu momen yang tidak terlupakan," ungkapnya.
Tak ayal, saat ini banyak pebasket muda yang meniru gerakan Kobe.
"Kalau kita lihat dari rekaman video, banyak pebasket muda mengikuti gerakannya. Dia juga tipe pekerja keras, yang mampu menjaga kondisi fisiknya. Saat mulai menua dia lebih memilih menembak sebagai senjata utamanya dalam mendulang angka," pungkasnya.