"Pengetatan pintu masuk kita terhadap impor yang tentu saja dalam antisipasi terhadap daerah atau negara tertentu yang kemungkinan terkontaminasi (Virus Corona)," ujarnya, di sela-sela Rapat Kerja Nasional Kementerian Pertanian, Senin (27/1).
Sampai saat ini, ia memastikan belum ada data yang menunjukkan kontaminasi Virus Corona terhadap komoditas impor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menegaskan bahwa RI tidak menurunkan kuota ekspor ke China melihat potensi penyerapan yang besar. "Negara China sangat besar, 1,7 miliar penduduk, potensinya besar sekali," imbuh dia.
Ia menambahkan hingga hari ini prosedur penerimaan barang dagang belum berubah. Kalau pun ada perubahan yang mungkin diadopsi, ia bilang nantinya akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Kementerian Kesehatan.
[Gambas:Video CNN]
(wel/bir)