Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan sepanjang 2014 sampai 2018 total sertifikat hak atas tanah yang diterbitkan sebanyak 13,4 juta. Jika ditotal dengan penerbitan 2019, maka jumlah yang dirilis pemerintah sebanyak 24,6 juta lembar sertifikat.
"Kami catatkan 2014 sampai 2018 sudah selesai 13,4 juta sertifikat dan 2019 sebanyak 11,2 juta sertifikat," ucap Fadjroel, Rabu (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang saya nggak senang, setiap saya pergi ke daerah selalu yang masuk ke telinga saya masalah sengketa tanah, konflik lahan. Ini karena 80 juta sertifikat belum bisa keluar. Ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki. Kalau sudah pegang ini (sertifikat) enak," ucap Jokowi.
Jokowi sendiri memiliki program pemberian sertifikat tanah secara gratis sejak 2017. Ketika itu, pemerintah dapat mengeluarkan 5,4 juta lembar sertifikat.
Kemudian, pemerintah menargetkan menerbitkan 7 juta lembar sertifikat pada 2018. Saat itu, total sertifikat yang dikeluarkan mencapai lebih dari target, yakni 9,4 juta sertifikat.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)