Mereka enggan membeberkan langkah yang bakal diambil pemerintah dan Jiwasraya untuk mengembalikan dana nasabah.
"Intinya kalau terlalu detail itu bukan domain semua pihak, yang penting perlindungan nasabah dan langkah solutif untuk nasabah akan dilakukan," ujarnya, Rabu (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pertamina Produksi B100 Sepenuhnya pada 2024 |
Sebelum rapat berlangsung, Erick menuturkan Jiwasraya ditargetkan mulai mencicil pembayaran tunggakan klaim polis jatuh tempo pada akhir Maret. Akan tetapi, ia tak mau merincikan sumber dana tersebut.
Erick juga tak menyebutkan besaran dana yang disiapkan perseroan.
Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan Jiwasraya telah menyiapkan pengembalian tahap awal dana nasabah pada awal Maret. Dana tersebut bersumber dari pembentukan holding asuransi sebesar Rp2 triliun.
Selain itu, pengembalian dana bersumber dari pembentukan anak usaha PT Jiwasraya Putra. Targetnya, Jiwasraya mendapatkan dana sebesar Rp5 triliun dari entitas anak.
[Gambas:Video CNN] (ulf/age)