Mengutip Antara, Kamis (30/1), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret naik 30 sen atau 0,5 persen menjadi US$59,81 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun 15 sen sen atau 0,3 persen ke level US$53,33 per barel.
Namun, analis memprediksi harga minyak segera balik arah (rebound) setelah anjlok 14 persen atau jauh lebih banyak daripada kejatuhan pasar saham.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Diramal Menguat pada Kamis Pagi |
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) ingin memperpanjang pengurangan produksi, yang direncanakan hingga akhir Maret menjadi Juni 2020. OPEC juga membuka kemungkinan memperdalam pengurangan jika permintaan minyak di China turun secara signifikan akibat virus corona.
"Apakah pembatasan pasokan OPEC yang lebih dalam akan memberikan obat mujarab untuk kelesuan pasar minyak saat ini? Mungkin tidak," kata Stephen Brennock dari broker minyak PVM.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/sfr)